SITUBONDO - Pandemi COVID-19 masih menjadi pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Tantangan yang harus dihadapi saat ini adalah mematuhi Protokol Kesehatan COVID-19, sehingga bisa menghindari penyebaran pandami tersebut, Kamis (5/11/2020).
“Bukan hanya Covid-19 saja yang menjadi perhatian dalam dunia kesehatan. Justru di tengah pandemi Covid-19 ini, ada salah satu penyakit yang cukup mematikan, yakni penyakit serangan jantung,” jelas Dr. Tri Hedi Prana M.MKes yang berdinas di Polkes 05.09.19/Situbondo.
Lebih lanjut Dr. Tri Hedi Prana M.MKes mengatakan, penyakit jantung koroner penyebab kematian tertinggi di Indonesia, untuk itu.”Kami merasa sangat penting untuk memberikan pencerahan kepada para anggota Kodim 0823 Situbondo terkait penyakit jantung korener,”ujarnya.
Lebih rinci, Dr. Tri Hedi Prana menjelaskan, penyebab jantung koroner terjadi karena penumpukan kolesterol dan lemak pada dinding pembuluh darah jantung. Gejalanya nyeri dada sebelah kiri yang merambat hingga punggung dan leher, kemudian pasien juga merasa mual disertai keringat dingin. “Apabila ada anggota maupun ibu-ibu persit candra kirana merasakan keluhan seperti yang tertulis diatas, segera berobat ke Poskes,” sarannya.
Kesehatan, sambung Dr. Tri Hedi Prana, adalah investasi yang tak ternilai. Untuk itu, kesahatan harus di jaga dengan cara mengkomsumsi dan menjalankan pola makanan sehat, olah raga yang teratur dan istirahat yang cukup. “Kesehatan merupakan salah satu investasi yang sangat berharaga, maka itu mari kita jaga kesehatan kita dengan cara melaksanakan pola makan yang baik, olahraga dan istirahat yang cukup,” pungkas Hendi.
Mendapat penyuluhan tentang menjaga kesehatan yang disampaikan Dr. Tri Hedi Prana, anggota Kodim 0823/Situbondo dan Anggota Persit KCK Cabang XXXVII Situbondo menyimak dengan baik. “Penyuluhan kesehatan dalam mengenali dan cegah penyakit jantung koroner tersebut sangat penting,” ujar Pasi Pers Lettu Cba Suwindi Mewakili Komandan Kodim 0823 Situbondo.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Syamsuri |
| Editor | : |
Komentar & Reaksi