SITUBONDO - Sejumlah anggota dewan dan staf di Sekretariat DPRD Situbondo melaksanakan rapid tes antigen sedangkan anggota yang lainnya memilih mangkir atau tidak mengikuti rapid tes dengan berbagai macam alasan, Rabu (13/1/2021).
Dari total 45 anggota dewan dan 78 staf dan pejabat eselon di kantor DPRD Situbondo, tercatat hanya 30 orang yang mengikuti kegiatan rapid tes antigen tersebut. Sedangkan yang 93 orang lainnya memilih tidak hadir, dengan berbagai alasan.
“Rapid test antigen ini dilakukan, setelah ada anggota dewan yang terpapar positif COVID-19. Dan mereka sudah menjalani karantina di rumah sakit, dan seorang lagi karantina rumah. Rapid tes ini dilakukan untuk memastikan tak ada penularan di antara anggota dewan maupun staf di Sekretaris DPRD,” jelas Janur Sasra Ananda, salah satu anggota DPRD Situbondo.
Lebih lanjut, Janur menjelaskan bahwa, wajar apabila anggota DPRD Situbondo ada yang terpapar COVID-19, mengingat padatnya kunjungan dewan bertemu dengan masyarakat dan konstituen serta kunjungan kerja luar kota cukup tinggi. “Ini bisa dimaklumi karena intensitas anggota DPRD menemui masyarakat dan sering ke luar kota itu, cukup tinggi,” tuturnya.
Ketika Janur ditanya sejumlah wartawan tentang anggota dewan tidak hadir dalam rapid tes antigen tersebut menjelaskan, karena pemberitahuan rapid tes antigen ini sifatnya mendadak, sehingga banyak anggota dewan dan staf sekretaris DPRD tidak tahu adanya kegiatan rapid tes ini. “Kegiatan ini dilaksanakan dadakan, Kemarin diumumkan hari ini dilaksanakan. Dan secara kebetulan rekan-rekan dewan hari ini banyak yang dinas luar,” jelas politisi Partai Demokrat ini.
Rapid antigen ini dilaksanakan atas pengajuan DPRD ke Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Situbondo. Hal ini dilaksanakan, setelah ada anggota dewan yang dinyatakan positif COVID-19.
“Kita masih belum tahu hasil dari Rapid Tes Antigen ini, apakah dari 30 orang yang melakukan rapid ini, ada yang terpapar atau tidak kita masih belum tahu, kita masih tunggu hasil resminya,” Ujar janur
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Syamsuri |
| Editor | : |
Komentar & Reaksi